JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wali Kota Batu, Jawa Timur, Eddy Rumpoko, yang merupakan politikus dari PDI Perjuangan.
Eddy Rumpoko sendiri akan mengakhiri masa jabatannya setelah memimpin Kota Batu selama dua periode yakni 2007-2012 dan 2012-2017.
Selama dua periode memimpin Kota Batu, Edy Rumpoko itu terbilang sukses memimpin. Karena di bawah kepemimpinannya Kota Batu menjadi ikon wisata Jawa Timur. Dengan adanya sejumlah obyek wisata dibangun dan sukses mendatangkan wisatawan ke Kota Batu, Jawa Timur.
Kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu dikenal sebagai pebisnis sukses sebelum terjun menjadi pejabat daerah.
Dimana tongkat estafet kepemimpinan Kota Batu jatuh ke tangan, Dewanti Rumpoko, yang merupakan istrinya. Dewanti, yang diusung PDIP seperti sang suami, merupakan wali kota Batu terpilih.
Ayah Eddy Rumpoko tak lain almarhum Brigjen TNI (Purn) Egnie Rumambe Sugiyono adalah Wali Kota Malang periode 1973-1983, Wakil Gubernur Irian Jaya periode 1983-1986, perintis PS Arema, pendiri Batayon Infanteri 507/Sikatan dan Kodam V/Brawijaya.
(Khafid Mardiyansyah)