BACA JUGA: Iran Klaim Miliki Bom Super "Father of All Bombs" yang Ungguli MOAB AS
Hajizadeh membandingkan bom baru Iran tersebut dengan bom GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast Bomb (MOAB) milik AS. Karena bom buatan AS yang sering disebut sebagai “mother of all bombs,” itu memiliki berat 9,8 ton dan memiliki daya ledak setara 11 ton trinitroluene (TNT) kemungkinan Hajizadeh membandingkan berat bom baru Iran itu, bukan daya ledaknya.
Sebutan “father of all bombs” yang digunakan Hajizadeh sama dengan nama yang digunakan untuk Aviation Thermobaric Bomb of Increased Power yang diuji coba Rusia pada 2007. Bom tersebut menghasilkan ledakan setara dengan 44 ton TNT saat diledakkan di udara, menghancurkan target di darat dan meninggalkan tanah yang terbakar.
(Rifa Nadia Nurfuadah)