Masih Galau di Pilgub Jabar, Golkar Disarankan Belajar dari PDIP

Yudhistira Dwi Putra, Jurnalis
Jum'at 29 September 2017 07:55 WIB
Share :

JAKARTA - Partai Golongan Karya (Golkar) masih "galau". Sempat dikabarkan hendak mengusung Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, Golkar kemudian membantah penyingkiran nama Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi dari bursa pencalonan gubernur.

Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN), Pangi Syarwi Chaniago berpendapat, pencalonan Dedi Mulyadi merupakan hal yang juga penting bagi Golkar.

Faktor pertama, dikatakan Pangi adalah status politik Dedi yang merupakan kader penting di Golkar seharusnya jadi pertimbangan. Selain itu, posisi Dedi sebagai Ketua DPD Golkar Jawa Barat, dikatakan Pangi akan menambah nilai jual Dedi.

Meski sangat populer di kalangan kaum muda dan urban, posisi Ridwan Kamil yang bukan kader Golkar membuat posisi tawarnya lebih rendah dibanding Dedi. Terkait itu, Pangi mengingatkan Golkar untuk belajar dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang ia sebut harus membayar mahal pencalonan Ahok --yang ketika itu juga bukan kader asli partai-- ke kontestasi Pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu dengan kekalahan.

"Ketika itu kan PDIP juga begini. Mereka yang awalnya mencalonkan Djarot dengan Boy Sadikin yang notabene kader partai akhirnya memilih untuk memajukan Djarot dengan Ahok," kata Pangi lewat sambungan telepon, Jumat (29/9/2017).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya