Sementara itu, Holil, salah seorang pedagang es krim yang menjajakkan dagangannya di sekitar lokasi pabrik mengatakan, ia memilih berjualan di dekat pabrik maut tersebut karena melihat selama dua hari ini di lokasi tersebut selalu ramai warga.
"Kan dari kemarin ramai terus, coba-coba saja jualan di sini. Lumayan ada saja yang beli. Banyak yang nontonin pabriknya, berhenti lama," kata Holil.
(Baca Juga: Terungkap! Pemilik Pabrik Petasan yang Meledak di Kosambi Pekerjakan Anak di Bawah Umur)
Sebagaimana diketahui, kebakaran disertai ledakan hebat melanda pabrik petasan PT Panca Buana Cahaya Sukses pada Kamis, 26 Oktober sekira pukul 09.00 WIB. Akibatnya, sebanyak 48 orang tewas dan 45 orang lainnya mengalami luka bakar.
(Erha Aprili Ramadhoni)