Pamit ke Orangtua Belajar Mengaji, Pelajar Ini Malah Ikut Tawuran

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis
Rabu 29 November 2017 11:04 WIB
Ilustrasi.
Share :

BEKASI - Dua kelompok pelajar SMP terlibat tawuran di Jalan Raya Caman, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Selasa 28 November 2017 petang. Tawuran bubar setelah Tim Patriot Polres Metro Bekasi Kota datang ke lokasi dan mengamankan dua pelajar, yakni SP dan NS.

Kedua pelajar menangis histeris saat diamankan petugas. Padahal sebelum ditangkap, kedua pelajar terlihat gagah saat tawuran dengan pelajar lain. Dan ternyata, orangtua kedua pelajar juga ikut menangis histeris melihat anaknya diamankan petugas.

”Keduanya kami amankan ketika berusaha kabur saat petugas datang membubarkan aksi tawuran,” ujar Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari.

Di lokasi tawuran, petugas menemukan senjata tajam jenis mirip seperti gergaji. Namun, dari hasil penyelidikan sementara diketahui senjata tajam tersebut bukan milik kedua siswa.

(Baca juga: Tawuran Pecah di Bekasi, Seorang Remaja Tewas Mengenaskan & 3 Orang Kritis)

Sementara itu, NS membantah terlibat tawuran dengan sekelompok pelajar di Jalan Raya Caman. Pelajar dari salah satu SMP Negeri di Kota Bekasi ini mengaku sedang mengambil makalah tugas sekolah, dan kebetulan ada gerombolan pelajar dan terjadilah tawuran tersebut.

Adapun orangtua NS yang menjemput geram dengan anaknya yang tertangkap polisi karena diduga terlibat tawuran. Bahkan, sambil memarahi anaknya kedua orangtua pelajar tersebut turut menangis.”Pamit mau belajar mengaji, kok malah tertangkap tawuran,” katanya.

Kedua siswa akhirnya dilepaskan setelah dilakukan pembinaan dan membuat surat pernyataan di hadapan polisi, orangtuanya, serta perwakilan sekolah.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya