Siklon Tropis Cempaka, BMKG Sebut Bisa Terjadi Selama 3-18 Hari

Sindonews, Jurnalis
Kamis 30 November 2017 07:30 WIB
Cuaca ekstrem. (Foto: Okezone)
Share :

Kadangkala di pusat siklon tropis terbentuk suatu wilayah dengan kecepatan angin relatif rendah dan tanpa awan yang disebut dengan mata siklon. Diameter mata siklon bervariasi, mulai 10 sampai 100 km. Mata siklon ini dikelilingi dinding mata, yaitu wilayah berbentuk cincin yang dapat mencapai ketebalan 16 km, yang merupakan wilayah di mana terdapat kecepatan angin tertinggi dan curah hujan terbesar.

Masa hidup suatu siklon tropis rata-rata 3–18 hari. Dikarenakan energinya didapat dari lautan hangat, maka siklon tropis akan melemah atau punah ketika bergerak dan memasuki wilayah perairan yang dingin atau memasuki daratan.

"Siklon tropis dikenal dengan berbagai istilah, yaitu badai tropis atau typhoon atau topan jika terbentuk di Samudera Pasifik Barat. Siklon atau cyclone jika terbentuk di sekitar India atau Australia, dan hurricane jika terbentuk di Samudera Atlantik," ujarnya.

Terkait istilah kecepatan angin maksimum, terang Hary, adalah angin permukaan rata-rata 10 menit tertinggi yang terjadi di dalam wilayah sirkulasi siklon. "Angin dengan kecepatan tertinggi ini biasanya terdapat di wilayah cincin di dekat pusat siklon, atau jika siklon ini memiliki mata, berada di dinding mata," ujarnya.

Wilayah pertumbuhan siklon tropis mencakup Atlantik Barat, Pasifik Timur, Pasifik Utara bagian barat, Samudera Hindia bagian utara dan selatan, Australia, serta Pasifik Selatan. Sekira 2/3 kejadian siklon tropis terdapat di belahan bumi bagian utara.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya