Ia menambahkan, pihaknya pun memiliki data ihwal keadaan pompa penyedot air. Dari total 9 pompa ada 2 yang tak berfungsi, yakni Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dan dari Pinang Ranti, Makasar, Jakarta Timur.
"Pompa, hidup 9, mati 3. Berarti yang di Melati hidup 9, tidak kerja 1. Di Pinang 2 yang mati," paparnya.
Lebih lanjut, Sandi berkata, hingga kini jajajaran SKPD terkait belum memberikan laporan soal kejadian banjir yang menggenangi sejumlah wilayah. Ia mengimbau lebih baik mereka terus melayani masyarakat secara maksimal.
"Jadi ini yang bisa saya pantau. Tidak usah khawatir teman-teman SKPD. Karena di sini sekarang saat-saat yang ini saya tidak ingin repotkan mereka untuk berikan laporan ke saya. Yang penting pelayanan ke publiknya all out," pungkasnya.
(Qur'anul Hidayat)