Sepanjang 2017, Rentetan Bencana di Indonesia Buat 3,2 Juta Warga Mengungsi & Menderita

Demon Fajri, Jurnalis
Senin 11 Desember 2017 21:50 WIB
Foto: Antara
Share :

- Gempa Bengkulu

Bergeser ke Bengkulu. Gempa tektonik juga mengguncang Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, Jumat 20 oktober 2017. Guncangan gempa di daerah ini terjadi sebanyak dua kali, yang hanya berselang satu menit.

Untuk gempa pertama terjadi pada sekira pukul 07.36 WIB, dan gempa kedua terjadi sekira pukul 07.37 WIB. Akibat gempa tersebut, pemukiman penduduk di sekitar wilayah Kelurahan Pasar Ujung Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang, mengalami kerusakan ringan. Kerusakan itu berupa retakan pada dinding dan pagar di beberapa rumah.

Kepala Stasiun Geofisika Kepahiang, Bengkulu, Litman mengatakan, berdasarkan hasil analisis BMKG gempa pertama berkekuatan 3,0 Skala Richter (SR), terletak pada episenter dengan koordinat 3.66 Lintang Selatan (LS) dan 102.58 Bujur Timur (BT), pada jarak 2 km Barat, Kabupaten Kepahiang.

Kemudian, terang Litman, gempa kedua berkekuatan 2,8 SR, yang terletak pada episenter dengan koordinat 3.60 LS dan 102.65 BT, tepatnya pada jarak 8 kilometer (KM) Timut Laut, Kepahiang.

(Baca Juga: Diguncang Gempa Beruntun, Dinding Rumah Warga Kapahiang Retak-Retak)

"Kedua gempa bumi tersebut terjadi pada kedalaman 1 km," kata Litman, saat dihubungi Okezone, Jumat 20 Oktober 2017.

Pada awal Desember tepatnya, pada Rabu 6 Desember 2017. Gempa tektonik berkekuatan 5,0 SR juga mengguncang Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu, sekira pukul 03.46 WIB.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempabumi berkekuatan M=5,0 terjadi dengan koordinat episenter pada 3,18 Lintang Selatan (LS) dan 102,11 Bujur Timur (BT).

Tepatnya, berlokasi didarat pada jarak 12 kilometer (KM) arah barat daya Kota Muara Aman Kabupaten Lebong, pada kedalaman 10 km.

Dampak gempabumi pada peta tingkat guncangan (shakemap)BMKG menunjukkan, dampak gempabumi berupa guncangan dirasakan di daerah Lebong II SIG-BMKG (III-IV MMI).

Lalu, Kota Lubuk Linggau Provinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu Utara II SIG-BMKG (III MMI), Kota Bengkulu II SIG-BMKG (II-III MMI). Hal ini sesuai dengan informasi yang dirasakan dari masyarakat.

Dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu menghitung, tidak kurang dari 41 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Lebong Atas dan Kecamatan Pelabai, mengungsi.

Puluhan KK itu mengungsi, lantaran rumah mereka mengalami rusak berat paska digoyang gempa.

"36 unit rumah di Lebong Atas rumah berat dan 5 unit rumah di Kecamatan Pelabai juga mengalami rusak berat. Sehingga mereka mengungsi ke tempat yang lebih aman," kata Plt Kepala BPBD Kabupaten Lebong, Fakrurozi, saat dikonfirmasi via telefon, Kamis 7 Desember 2017.

Gempa itu juga membuat rumah warga mengalami rusak. Seperti, di Kecamatan Lebong Atas, sebanyak 36 unit rumah mengalami rusak berat. Kemudian, 77 unit rumah mengalami rusak sedang dan 105 rumah mengalami ringan.

Kemudian, di Kecamatan Pelabai, rumah yang mengalami rusak berat sebanyak 5 unit, rusak sedang 2 unit dan ringan 22 unit. Sehingga total kerusakan di Kecamatan Pelabai sebanyak 29 unit.

"Total kerusakan dari berat, sedang dan ringan didua kecamatan mencapai 247 unit. Itu termasuk sarana pendidikan dan sarana ibadah," kata Fakrurozi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya