BEKASI - Jelang libur Natal dan Tahun Baru 2018, arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek untuk kedua arahnya mengalami kemacetan parah, pada Kamis (21/12/2017) sejak siang tadi.
Berdasarkan keterangan pihak pengelola jalan tol sebelumnya, kemacetan ruas jalan ini disebabkan meningkatnya jumlah volume kendaraan yang melintas, dan imbas dari kecelakaan tuggal sebuah truk kontainer bermuatan 40 ton bernomor polisi B 9375 URK.
(Baca Juga: Tol Jakarta-Cikampek Macet Parah Jelang Natal dan Tahun Baru)
"Sebelumnya kami mohon maaf terkait kecelakaan tunggal truk kontainer yang terjadi di ruas tol, bukan terjadi di arah Cikampek melainkan, arah Jakarta. Namun saat ini kendaraan sudah di evakuasi dengan dua mesin crane," kata Humas PT Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek Handoyono, Kamis (21/12/2017).
Sementara itu AVP Corporate Communication PT Jasa Marga, Dwimawan Heru mengatakan, terkait kepadatan yang terjadi hari ini hingga kini sudah berangsur berkurang. Dan hanya terjadi pada beberapa titik saja di kedua arahnya.
Menurut Dwimawan, untuk kepadatan arah Cikampek masing-masing, terjadi pada Simpang Susun Cikunir Km 10, Km 14, Km 21+500, TI Km 33, dan Km 37. Sedangkan untuk arah Jakarta, titik kepadatan terjadi di: Km 12, Km 14, Km 25, dan Km 28.
"Untuk kepadatan saat ini lebih disebabkan karena, meningkatnya jumlah volume kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut," ujar Dwimawan, Kamis (21/12/2017).
Adapun berdasarkan data biasanya, pada saat lalulintas normal jumlah volume kendaraan hanya sekitar 78 ribu kendaraan. Namun, kini jumlah tersebut meningkat hingga mencapai 82 ribu sehingga mengakibatkan kepadatan lalulintas hari ini.
"Meningkatnya jumlah volume kendaraan hari ini, diprediksi banyaknya kendaraan berat melintas di ruas tol guna menghindari pembatasan kendaraan yang bakal dilakukan, mulai malam nanti," jelas Dwimawan.
(Baca Juga: Rayakan Tahun Baru 2018, Kapolri: Petasan Jangan, Kembang Api Boleh)
Terkahir, pihaknya menghimbau para pengendaraan yang akan melakukan perjalanannya jelang libur natal dan tahun Baru 2018, agar sebelum melakukan perjalanan (kendaraan dalam kondisi laik jalan, BBM Cukup, saldo uang elektronik cukup dan melakukan top up uang elektronik.
Selain itu, dihimbau juga menyiapkan perbekalan yang cukup sebelum memasuki tol) serta memastikan estimasi waktu tempuh, mengingat kepadatan yang kerap terjadi saat libur panjang sesuai prediksinya akan terjadi, pada H-3 atau Jumat 22 Desember 2017.
(Fiddy Anggriawan )