Jumlah tamu dibatasi hanya 96 orang per hari. Namun Massimo dan Caritas mengatakan makan di restoran seperti itu, membantu para tunawisma menaikan kepercayaan diri dan menguasai kembali kehidupan mereka.
"Kuantitas tidak menentukan kesuksesan," kata kepala Caritas, Luciano Gualzetti.
"Kuncinya adalah cara anda menawarkan bantuan dan yang lebih penting bantuan seperti apa yang bisa memicu diri mereka."
Sekira sepertiga dari total makanan yang diproduksi di dunia, atau sekira 1,3 miliar ton, terbuang atau hilang, menurut Badan Pangan dan Pertanian PBB, FAO. (VOA)
(Rifa Nadia Nurfuadah)