BANDAR LAMPUNG – Hujan deras dan angin kencang yang menerjang Kota Metro, Lampung membuat jembatan di jalan penghubung menuju Lampung Timur ambrol. Arus kendaraan dialihkan karena jalan tidak bisa dilalui sama sekali.
Jembatan dijalan yang merupakan jalur ramai dari arah Stadion Tejosari 24 Metro Timur ini ambrol setelah hujan mengguyur sejak Senin (26/2/2018) dini hari. Kapolres Metro AKBP Umi Fadilah Astutik mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam ambrolnya jembatan itu.
(Baca Juga: Jalan Kabupaten Terputus, 2.200 Warga Banjarnegara Terisolir)
“Tetapi arus lalu lintas harus dialihkan, karena kendaraan yang menuju atau dari arah sebaliknya tidak bisa melintas,” kata Umi.
Hujan semalaman itu juga membuat sejumlah wilayah di Kota Metro dan Lampung Timur terendam banjir. Ketinggian banjir mencapai 1,5 meter. Akibatnya, aktivitas masyarakat di dua lokasi itu harus berhenti.
Banjir di Lampung Timur (foto: Ist)
Umi menjelaskan, penyebab banjir karena sungai tak mampu menampu volume air yang bertambah setelah hujan lebat. Luapan air kemudian menggenangi pemukiman warga.
“Dengan peralatan perahu karet milik Sat Sabhara Polres Metro, personil mengevaluasi warga yang terkena musibah bajir ke tempat yang lebih aman,” tuturnya.
(Baca Juga: Jembatan Penghubung di Majalengka Amblas Akibat Tergerus Arus Sungai)
Sementara itu, Kasat Sabhara Polres Lampung Timur AKP HD Pandiangan mengatakan, pihaknya menerjunkan 90 personel tim SAR ke titik-titik banjir.
“Kami mengevakuasi sejumlah rumah-rumah korban bencana banjir dengan sejumlah alat-alat yang ada seperti perahu karet, dayung, pelampung dan lain-lainnya,” urai Pandiangan.
Pandiangan juga mengatakan, banjir di Lampung Timur juga disebabkan oleh hujan lebat yang terjadi sejak kemarin sore. Hujan yang tidak kunjung berhenti membuat aliran sungai tak sanggup lagi menampung derasnya air.
<div class="vicon"><iframe width="480" height="340" src="https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wMi8yMy8yMi8xMDk0ODMvMC8=" sandbox="allow-scripts allow-same-origin" layout="responsive"></iframe></div>