Jenazah Korban Tank TNI Tenggelam: Pratu Randi Dibawa ke Sumedang, Iswandari Dimakamkan Besok

Taufik Budi, Jurnalis
Sabtu 10 Maret 2018 23:16 WIB
Ilustrasi.
Share :

PURWOREJO - Kecelakaan tank M113 milik TNI di Sungai Bogowonto, Kabupaten Purworejo Jateng menewaskan dua orang. Keduanya adalah seorang anggota TNI Pratu Randi Suryadi dan Kepala Paud Ananda, Iswandari. Peristiwa nahas itu terjadi saat kegiatan outbound bagi pelajar Paud dan TK dengan menaiki tank TNI

"Informasi terkini bahwa untuk anggota kami (Pratu Randi), jenazahnya sedang dalam perjalanan menuju Sumedang untuk dimakamkan. Kemudian untuk Ibu Iswandari saya mendapat konfirmasi, akan dimakamkan di Purworejo besok," ujar Kadispenad Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh, Sabtu (10/3/2018).

Dia juga menyampaikan bela sungkawa dari jajaran TNI AD terhadap keluarga korban. Sebagai wujud keprihatinan, pihaknya juga akan memberikan santunan kepada keluarga korban untuk meringankan beban setelah ditinggalkan orang tercinta.

(Baca juga: Kronologi Tank TNI Bawa Anak TK Tenggelam di Sungai Bogowonto)

"Bahwa TNI Angkatan Darat menyatakan duka cita yang mendalam baik kepada anggota kami sendiri maupun kepada keluarga Ibu Iswandari. Sebagai wujud keprihatinan kita TNI AD melalui Satuan Kostrad, kita mendoakan supaya korban bisa diterima Tuhan Yang Maha Esa dan mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya. Kita memberikan sedikit santunan atau bantuan kepada korban untuk meringankan beban," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan tank di sungai berada di belakang Markas Yonif Mekanis Raider 412/6/2 Kostrad itu mengakibatkan dua orang meninggal. Peristiwa nahas itu bermula dari kegiatan outbound anak-anak TK dan Paud yang salah satu kegiatannya yaitu berkeliling asrama menggunakan Ranpur.

(Baca juga: Tank TNI Tenggelam di Bogowonto Purworejo, Kostrad Akui Bertanggung Jawab)

Kronologi kejadian berawal saat puluhan anak-anak itu diajak ke garasi untuk dikenalkan dengan kendaraan lapis baja tersebut. Selanjutnya dengan menaiki tiga tank, mereka menuju Sungai Bogowonto. Setiap tank dinaiki sekira 20 penumpang.

Tank pertama dan ketiga berhasil berjalan mulus. Nahas, tank kedua yang diawaki lima anggota TNI dan 17 penumpang terdiri 16 siswa serta satu guru, tergelincir hingga tenggelam.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya