Makna Upacara Melasti bagi Umat Hindu di Bali

Nurul Hikmah, Jurnalis
Jum'at 16 Maret 2018 09:28 WIB
Upacara Melasti di Bali (Foto: Nurul/Okezone)
Share :

GIANYAR - Jelang perayaan Nyepi tahun saka 1940, ribuan Umat Hindu di Gianyar gelar upacara melasti di Pantai Mas Ceti, Kamis 15 Maret 2018. Proses melasti sudah dimulai kemarin lusa, tergantung dengan wilayahnya masing-masing.

Dengan memakai baju adat warna putih dan kuning, Umat Hindu berjalan menuju Pantai Mas Ceti. Sejak pagi umat hindu memadati Pantai Mas Ceti yang ada di Kabupaten Gianyar ini.

Salah satu warga, Anak Agung Kusniarti mengatakan, upacara melasti dapat didefinisikan sebagai nganyudang malaning gumi ngamet tirta amerta, yang berarti menghanyutkan kotoran alam menggunakan air kehidupan.

"Dalam kepercayaan Hindu, sumber air seperti danau dan laut dianggap sebagai asal tirta amerta atau air kehidupan," ungkapnya di Gianyar.

(Baca Juga: Dibantu 22.000 Pecalang, Polda Bali Kerahkan 5.630 Personel Amankan Pawai Ogoh-Ogoh)

Dia menjelaskan, bahwa sumber-sumber air tersebut memberikan kehidupan bagi seluruh makhluk hidup, termasuk umat manusia. "Karena itulah, upacara melasti selalu diadakan di tempat-tempat khusus seperti tepi pantai atau tepi danau," katanya.

Dia menegaskan, dalam upacara ini, masyarakat akan datang secara berkelompok ke sumber-sumber air seperti danau dan laut.

Yang dibawa ke pantai adalah pralingga atau pratima yang berarti simbol para Dewata dan alat-alat prasarana yang di pura. "Namun yang jelas di sana juga banyak banten atau sesaji yang dibawa," ungkapnya.

Dia menerangkan, bahwa doa dari Melasti adalah meningkatkan Sraddha dan Bhakti pada para Dewata manifestasi Tuhan Yang Mahaesa untuk menghanyutkan penderitaan masyarakat, menghilangkan papa klesa dan mencegah kerusakan alam.

"Papa klesa itu artinya terbelenggu oleh indra dan tidak lagi ingat akan hakikatnya sebagai manusia. Manusia yang terbelenggu oleh indranya dan tidak lagi ingat pada hakikatnya,"paparnya.

Hari ini merupakan hari terkahir untuk melasti sebelum perayaan Nyepi. "Besok sudah malam pengerupukan," pungkasnya.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya