Menurutnya, produk sarden merk HOKI yang terbanyak, sementara produk impor merek Farmeljack hanya ditemukan satu kaleng.
“Selain temuan di dua sarana tersebut, di sarana lainnya kami tidak menemukan adanya produk yg tercemar cacing sebagaimana edaran dari BPOM RI,” kata Ujang.
Meski demikian, Ujang menjelaskan, pihaknya akan terus menelusuri ke daerah lainnya di Provinsi Jambi terkait maraknya sarden yang mengandung cacing. "Saat ini ribuan kaleng tersebut sudah ditarik oleh distributor produk tersebut," tegas Ujang.
(Baca Juga: Sarden Bercacing Ditemukan di Siak)
(Fiddy Anggriawan )