Partai Koalisi Eramas Target 60% Suara di Pilgub Sumut 2018

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis
Rabu 28 Maret 2018 22:25 WIB
Calon gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat menghadiri rapat konsolidasi partai koalisi di Medan Club, Jalan RA Kartini, Medan. (Foto: Dok Istimewa)
Share :

MEDAN - Partai koalisi pendukung pasangan calon nomor urut 1, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas), menargetkan kemenangan mutlak pada pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara, yang akan digelar 27 Juni 2018 mendatang.

Di Medan, partai koalisi yang terdiri atas Partai Gerindra, Golkar, PKS, PAN, Hanura, Nasdem, dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) itu memasang target perolehan suara hingga 60 persen.

Hal ini dikatakan Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Medan yang juga Ketua Panitia Rapat Koordinasi Teknis Tim Pemenangan Partai Koalisi Eramas Kota Medan, HT Bahrumsyah, dalam rapat konsolidasi partai koalisi yang digelar di Medan Club, Jalan RA Kartini, Medan, Rabu (28/3/2018).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pimpinan partai koalisi Ppemenangan Eramas Kota Medan yakni Ketua DPD Partai Golkar Kota Medan, M Syaf Lubis, Ketua DPD PKS Kota Medan Salman Alfarisi, dan Ketua DPC Gerindra Kota Medan, Bobby O Zulkarnain. Menurut Bahrumsyah, saat ini partai koalisi Eramas telah membentuk tim kampanye dan tim pemenangan hingga tingkat kecamatan.

"Konsolidasi koalisi dilakukan hingga ke tingkat akar rumput. Sampai kelurahan ke 151 kelurahan dan 2001 lingkungan. Kita tak muluk-muluk target kita di atas 60% suara kemenangan ERAMAS. Selain mengampanyekan, kita semua harus mengawal dan mengawasi daftar pemilih sementara (DPS) yang nantinya akan dijadikan daftar pemilih tetap (DPT)," ujar Bahrumsyah yang juga Anggota DPRD Medan.

(Baca Juga: Tak Punya E-KTP, 24 Ribu Narapidana di Sumut Terancam Golput)

Sementara itu Ketua Tim Kampanye Pemenangan Eramas Kota Medan, M Syaf Lubis, mengajak agar semangat dan kekompakan tim pemenangan tetap terjaga hingga memastikan kemenangan Calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah.

Ketua Partai Golkar Kota Medan ini pun meminta agar tidak usah mencari-cari kelemahan pemimpin, tetapi harus melihat kelebihan yang ada pada pasangan Eramas. Karena sebagai calon Gubernur Edy Rahmayadi telah berikhtiar menjadikan Sumut Bermartabat dengan menanggalkan pangkat dan jabatannya. Begitu juga halnya dengan Calon Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah "Ijeck" yang juga secara finansial sangat berkecukupan.

"Kita hadir di sini karena ikhlas mendukung Pak Edy dan Pak Ijeck. Saya kira ini catatan sejarah kalau kita bisa memenangkan Eramas. Dan merupakan catatan buruk bagi kita kalau sampai kita tidak bisa mengantarkan Eramas sebagai pemenang. Kami pastikan kami loyal memenangkan," tegas Syaf Lubis.

Wakil Ketua Tim Kampanye Pemenangan Eramas Sumut, Sodrul Fuad mengapresiasi tekad Tim Pemenangan Eramas Kota Medan meraih 60% suara untuk kemenangan Eramas di Kota Medan. Sebagai daerah pemilihan yang memiliki suara terbesar kemenangan Eramas di Kota Medan sangat berarti untuk kemenangan Eramas di kabupaten/kota lain di Sumut.

"Sumut Bermartabat tidak akan dapat kita wujudkan tanpa keikhlasan dan gotong royong. Hanya di tangan pemimpin yang jujur, berani dan tegas bisa membuat Sumut bermartabat," ujarnya.

Sementara itu Calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menegaskan kalau dirinya tak ingin melihat Sumut yang kaya akan sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM), namun tertinggal jauh dengan provinsi lain di berbagai bidang.

"Saya tinggal melihat saudara-saudara saya semua untuk bersama-sama turun membawa Sumut lebih sejahtera," ujar Edy.

(Baca Juga: Survei Indo Barometer: Djarot-Sihar 26,0%, Edy-Ijeck 25,8%)

Dalam kesempatan tersebut Edy juga mengingatkan bahwa tim pemenangan Eramas harus berjuangkeras dan tidak terlena dengan besarnya partai pengusung dan pendukung yang dimiliki Eramas.

“Kita ini perlu perjuangan, keikhlasan dan keyakinan bersama. Setelah berjuang, tinggal Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang menentukan. Karena semuanya terjadi pasti atas kehendak-Nya," ujar Edy.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya