Selain itu, tambah Dedi, keberadaan Keraton Kasepuhan dan Keraton Kanoman juga tidak luput dari pemikiran budayawan Jawa Barat tersebut. Keduanya, kata dia, memberikan ruh bagi kehidupan warga Cirebon. Seluruh sakralitas ini adalah modal kepariwisataan.
"Tentu, harus terkelola dengan manajemen kekinian,” ungkapnya.
(Khafid Mardiyansyah)