Undang-undang India memiliki hukuman mati bagi kasus-kasus paling serius seperti pembunuhan brutal atau serangan teroris. Tetapi, vonis tersebut jarang dijatuhkan dan seringkali ditolak oleh pengadilan yang lebih tinggi.
Banyak kritik ditujukan pada pemerintahan Modi karena dianggap tidak melakukan upaya yang cukup untuk melindungi para wanita. Kritik tersebut memberikan tekanan pada partai nasionalis Hindu, Partai Bharatiya Janata (BJP) menjelang pemilihan umum india yang akan diadakan tahun depan.
Menteri perempuan India pekan lalu menyerukan hukuman mati dalam kasus pemerkosaan anak-anak di tengah tuduhan kelompok-kelompok oposisi bahwa pemerintah nasionalis Hindu tidak bertindak atas perkosaan di distrik Kathua di Negara Bagian Jammu dan Kashmir. Korban dalam kasus tersebut adalah seorang gadis kecil Muslim dengan pelaku beberapa pria Hindu.
"Saya sangat terganggu dengan kasus pemerkosaan di Kathua dan semua kasus perkosaan yang terjadi pada anak-anak,” kata Maneka Gandhi. Dia mengatakan, kementeriannya akan meminta perubahan pada POSCO sehingga hukuman mati pada pelaku perkosaan anak berusia di bawah 12 tahun.