Alumni UNS Kutuk Pelaku Bom Bunuh Diri di Surabaya

Badriyanto, Jurnalis
Senin 14 Mei 2018 00:31 WIB
Lokasi pengeboman di Surabaya (Foto: Ist)
Share :

JAKARTA - Ikatan Keluarga Alumni Universitas Sebelas Maret (IKA UNS) Surakarta, Jawa Tengah mengutuk keras pelaku bom bunuh diri yang terjadi di tiga gereja Surabaya. Setidaknya, ada sebanyak 13 orang tewas dan 43 orang dikabarkan luka-luka akibat peristiwa tersebut.

Ketua Umum Pengurus IKA UNS Pusat, Budi Harto, mengatakan serangan serangan bom yang terjadi secara hampir bersamaan itu merupakan tindakan diluar batas kemanusiaan, dan tidak pernah dibenarkan oleh agama manapun.

"Mendukung aparat keamanan segera mengusut tuntas kejadian serangan bom tersebut dan menangkap serta mengadili pelaku dan dalang dibaliknya," kata Budi dalam keterangannya yang diterima Okezone, Senin (14/5/2018).

(Baca juga: RUU Anti-Terorisme Mandek, Kapolri Minta Jokowi Keluarkan Perppu)

Budi menegaskan, UNS khususnya para alumni senantiasa mendukung pemerintah dalam upaya melakukan pemberantasan terorisme secara berkestnambungan sampai ke akar-akarnya. Ia juga mengajak masyarakat agar tetap tenang dan menjaga kerukunan sosial serta berperan aktif dalam memerangi tindak terorisme.

Ia juga mengajak seluruh umat beragama di Indonesia untuk tidak mudah terprovokasi oleh pihak pelaku teror, dengan cara tetap menjaga persatuan dan kerukunan antarumat beragama agar tujuan teroris untuk memecah belah NKRI tidak pernah berhasil.

"Mengajak semua Alumni UNS dimanapun berada untuk berperan sebagai motor perekat sosial dengan tetap mengedepankan kebersamaan dan kerukunan dalam berbangsa dan bernegara," pungkasnya.

(Fetra Hariandja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya