JAKARTA – Warga menyerang permukiman komunitas Ahmadiyah di Desa Gereng, Kabupaten Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (19/5/2018).
Menyitir BBC, enam rumah dan beberapa kendaraan roda dua mengalami kerusakan akibat serangan itu, walaupun tidak ada korban meninggal dan luka-luka, kata polisi.
Keterangan yang dihimpun pimpinan Jamaah Ahmadiyah Indonesia mengungkapkan serangan itu setidaknya terjadi tiga kali sejak Sabtu (19/05) pagi hingga Minggu (20/05) pagi.
"24 orang penganut Ahmadiyah di desa itu di evakuasi oleh polisi ke Kantor Polres Lombok Timur dan masih menginap di Kantor Polres Lombok Timur," ungkap Yendra Budiana, Sekretaris Pers Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI), dalam keterangan tertulisnya.