KPAI Minta Kasus ABG Ancam Tembak Jokowi Dituntaskan Secara Diversi

Fahreza Rizky, Jurnalis
Jum'at 25 Mei 2018 06:26 WIB
KPAI (Foto: Ist)
Share :

Pembinaan oleh orangtua penting dilakukan agar anak tidak lagi melakukan kesalahan yang sama. Kendati hanya sekadar bercanda, anak tersebut tetap harus meminta maaf sebagai bentuk tanggung jawab atas perbuatannya.

Selain itu, Putu juga meminta orangtua dan guru-guru di sekolah dapat mengedukasi dan membangun literasi media sosial secara positif kepada anak. Itu ditujukan agar anak dapat dilindungi dari efek negatif medsos.

Penyidik Polda Metro Jaya sedang memeriksa anak berinisial SS (16) yang nekat mengancam akan menembak Jokowi. Hasilnya, pelaku mengakui bahwa video itu dibuat di sekolahnya oleh teman-temannya sebanyak lima orang dengan tujuan mengetes polisi.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, atas pengakuan SS itu, penyidik berinisiatif akan meminta klarifikasi terhadap rekan-rekan SS yang dimaksud. Meski begitu, Argo tidak menyebutkan identitas teman SS.

"Nanti kita minta klarifikasi kepada teman-temannya," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis 24 Mei 2018.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya