7 Fakta Pemuda Ancam Tembak Jokowi, Nomor 2 Bikin Ngelus Dada

Fahreza Rizky, Jurnalis
Jum'at 25 Mei 2018 09:05 WIB
Potongan video pemuda ancam Presiden Jokowi. (Foto: Ist)
Share :

SEBUAH video viral perihal aksi nekat SS (16) menghina dan mengancam akan menembak Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ancaman itu disampaikan melalui video dan diunggah ke Instagram oleh akun bernama @jojo_ismyname serta beredar di Youtube.

Dalam video berdurasi 19 detik itu, SS yang bertelanjang dada dan mengenakan kacamata menunjuk foto Jokowi sambil mengeluarkan kata-kata bernada ancaman. Bahkan, remaja tersebut menantang Jokowi untuk bisa menangkapnya dalam waktu 24 jam.

Setelah beberapa jam video itu viral, akhirnya tim Polda Metro Jaya langsung menyelidiki dan menemukan yang bersangkutan di kediaman di kawasan Jakarta Barat. Remaja itu diamankan pada Rabu 23 Mei sore, dan hingga kini masih dalam proses pemeriksaan.

Berikut ini Okezone paparkan fakta-fakta mengenai kasus tersebut:

1. Pelaku Masih Remaja

Polda Metro Jaya memberikan keterangan bahwa remaja yang menghina dan mengancam akan menembak Presiden Jokowi masih berstatus pelajar dan berusia 16 tahun.

(Baca juga: KPAI Minta Kasus ABG Ancam Tembak Jokowi Dituntaskan Secara Diversi)

2. Pelaku Hanya Uji Nyali

Polda Metro Jaya menginformasikan bahwa pelaku tidak ada niatan menghina Presiden. Hal itu ia lakukan semata-mata hanya bercanda dengan teman sebayanya untuk uji nyali menantang polisi.

3. Video Ancaman Dibuat di Sekolah

Berdasarkan keterangan polisi, ternyata video itu dibuat saat pelaku berada di sekolah bersama teman-temannya. Namun, pelaku sendiri tak sadar aksi nekatnya itu direkam dan viral di media sosial.

4. Pelaku Menyerahkan Diri Didampingi Orang

Polda Metro Jaya mengonfirmasi awalnya tim sudah berada di rumah yang bersangkutan di daerah Kembangan, Jakarta Barat. Namun, akhirnya pelaku justru menyerahkan diri didampingi orangtuanya ke kepolisian.

(Baca juga: Polisi Isyaratkan Tak Penjara Pemuda yang Ancam Tembak Presiden Jokowi)

5. Polisi Akan Memeriksa Teman-Teman Pelaku

Polisi sedang memeriksa pemuda berinisial SS (16) yang nekat mengancam akan menembak Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hasilnya, pelaku mengakui bahwa video itu dibuat di sekolahnya oleh teman-temannya sebanyak lima orang dengan tujuan mengetes polisi.

Penyidik berinisiatif akan meminta klarifikasi terhadap rekan-rekan SS yang dimaksud.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya