Aksi Panjat Pagar PNS Pemkot Bekasi di Hari Pertama Kerja

Wijayakusuma, Jurnalis
Kamis 21 Juni 2018 23:56 WIB
PNS Pemkot Bekasi nekat panjat pagar di hari pertama kerja (Foto: Wijayakusuma)
Share :

BEKASI - Suasana apel pagi di lingkungan Pemkot Bekasi di hari pertama kerja usai libur panjang Lebaran, diwarnai aksi panjat pagar oleh sejumlah PNS yang terlambat datang. Bangun kesiangan lantaran capai mudik, kerap menjadi alasan utama PNS telat mengikuti apel pagi.

Aksi memanjat para PNS tersebut, dilakukan baik oleh pria maupun wanita tanpa ada rasa sungkan, lantaran pintu pagar telah ditutup tepat sebelum apel pagi dimulai. Setelah susah payah sampai di barisan, para PNS tersebut justru tidak tertib mengikuti apel. Beberapa dari mereka malah sibuk dengan handphone, bahkan sampai ada yang membawa anak ke lokasi apel.

 

Sementara belum diketahui apakah ada PNS 'nakal' yang masih menambah libur alias membolos di hari pertama kerja ini. Terkait hal tersebut, Pemkot Bekasi menekankan akan memberikan sanksi tegas terhadap PNS yang kedapatan membolos. Hal ini tentunya sebagai peringatan sekaligus efek jera bagi PNS yang bersangkutan.

"Kita ada tradisi bagus. Tidak ada alasan, kecuali memang cuti yang sudah direncanakan sebelumnya dan sakit dengan surat keterangan dokter. Di luar itu, kalau sengaja apalagi atau alasan macam-macam, saya katakan harus ditindak," kata Pj Wali Kota Bekasi, Rudi Gandakusumah, Kamis (21/6/2018).

Rudi mengaku belum mendapat laporan terkait jumlah PNS yang membolos di hari pertama kerja. Dan dikarenakan apel juga dilakukan di masing-masing SKPD, maka Rudi menyerahkan hal tersebut kepada masing-masing kepala dinas.

"Belum ada laporan, soalnya mereka baru pada masuk. Apel hari ini tidak terpusat di Pemkot, tapi masing-masing dinas sesuai dengan surat edaran Sekda. Sehingga saya berikan tanggung jawab kepada kepala dinas masing-masing untuk segera melaporkan kepada saya, apapun dan bagaimanapun," ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya