WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan merasa frustrasi karena Turki tidak juga melepaskan pastor Andrew Brunson meski Washington telah menjatuhkan sanksi terhadap Ankara. AS telah mengancam akan menjatuhkan sanksi lebih berat terhadap Turki jika Brunson tidak juga dibebaskan.
"Presiden mengalami frustrasi yang berat terhadap kenyataan bahwa Pastor Brunson belum dibebaskan serta fakta bahwa warga AS lainnya dan karyawan fasilitas diplomatik belum dibebaskan," demikian disampaikan Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (15/8/2018).
BACA JUGA: Tolak Bebaskan Pastor AS, Washington Jatuhkan Sanksi pada 2 Pejabat Turki
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, AS menjatuhkan sanksi terhadap dua pejabat tinggi Turki dan meningkatkan tarif untuk ekspor logam Turki ke AS setelah Ankara menolak untuk membebaskan Brunson. Pastor evangelis AS itu telah ditahan selama dua tahun atas tuduhan membantu upaya kudeta yang gagal pada 2016.
Tindakan Washington itu menyebabkan jatuhnya nilai mata uang lira dan mendorong Presiden Recep Tayyip menyerukan boikot terhadap produk elektronik buatan AS. Erdogan menuding AS tengah melakukan perang ekonomi dan menyerukan warganya untuk menukarkan dolar mereka untuk memperkuat mata uang nasional.