nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Donald Trump Minta Erdogan Tidak Membeli Sistem Pertahanan Rudal Rusia

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 14 November 2019 12:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 11 14 18 2129713 donald-trump-minta-erdogan-tidak-membeli-sistem-pertahanan-rudal-rusia-U44tKHJOJr.jpg Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Presiden AS Donald Trump (kanan). (Foto/Reuters)

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump meminta kepada Presiden Turki Tayyip Erdogan untuk tidak membeli sistem pertahanan rudal Rusia.

Melansir Reuters, Kamis Trump menyebut pembelian rudal pertahanan Rusia oleh Turki adalah "tantangan yang sangat serius" untuk hubungan bilateral kedua negara.

Trump dan Erdogan melakukan pertemuan di Gedung Putih pada Rabu 13 November 2019. Pertemuan untuk mengatasi krisis hubungan AS-Turki, meski demikian Trump mengatakan bahwa dia adalah pengggemar berat Erdogan dan memeka memiliki pertemuan yang produktif.

Baca juga: Turki Mulai Pulangkan Anggota ISIS ke Negara Asal

Baca juga: Ditekan Soal Kurdi, Erdogan Buang Surat dari Trump ke Tempat Sampah

Namun kedua pemimpin gagal menjelaskan secara konkret bagaimana mereka mengatasi perbedaan terkait Turki yang melakukan serangan terhadap Kurdi di Suriah, sekutu AS hingga pembelian sistem pertahanan rudal Rusia S-400 oleh Turki.

"Akuisisi Turki atas peralatan militer Rusia yang canggih, seperti S-400, menciptakan beberapa tantangan yang sangat serius bagi kami dan kami terus membicarakannya," kata Trump dalam konferensi pers bersama.

“Kami membicarakannya hari ini, kami akan membicarakannya di masa depan, semoga kami dapat menyelesaikan situasi itu.”

Foto/Reuters

AS mengatakan pembelian sistem Rusia oleh Turki tidak kompatibel dengan pertahanan NATO dan juga menimbulkan ancaman terhadap jet tempur F-35 Lockheed Martin sedang dikembangkan.

Turki mengabaikan ancaman sanksi AS dan mulai menerima pengiriman S-400 pertamanya pada Juli. Untuk menghukum Turki, Amerika Serikat telah melarang penjualan F-35 ke negara itu dan menghapusnya dari program multinasional untuk memproduksi pesawat perang.

"Kami telah meminta menteri luar negeri dan penasihat keamanan nasional kami masing-masing untuk segera bekerja menyelesaikan masalah S-400," kata Trump.

Erdogan mengatakan kedua negara hanya bisa mengatasi perselisihan melalui dialog. “Kami sepakat untuk melanjutkan hubungan Turki-Amerika. Kami telah sepakat untuk membuka halaman baru dalam hubungan kami,” katanya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini