Turki mengabaikan ancaman sanksi AS dan mulai menerima pengiriman S-400 pertamanya pada Juli. Untuk menghukum Turki, Amerika Serikat telah melarang penjualan F-35 ke negara itu dan menghapusnya dari program multinasional untuk memproduksi pesawat perang.
"Kami telah meminta menteri luar negeri dan penasihat keamanan nasional kami masing-masing untuk segera bekerja menyelesaikan masalah S-400," kata Trump.
Erdogan mengatakan kedua negara hanya bisa mengatasi perselisihan melalui dialog. “Kami sepakat untuk melanjutkan hubungan Turki-Amerika. Kami telah sepakat untuk membuka halaman baru dalam hubungan kami,” katanya.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.