nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

AS Jatuhkan Sanksi pada Turki Terkait Serangan ke Suriah

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 15 Oktober 2019 09:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 15 18 2116987 as-jatuhkan-sanksi-pada-turki-terkait-serangan-ke-suriah-R6tShO8FSm.jpg Foto: BBC.

WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) menjatuhkan sanksi terhadap dua kementerian dan tiga pejabat senior pemerintahan Turki sebagai respons terhadap operasi militer yang dilancarkan Ankara ke wilayah utara Suriah.

Berbicara kepada wartawan di Washington DC pada Senin malam, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan sanksi yang dijatuhkan "sangat kuat", yang akan memiliki dampak parah pada perekonomian Turki.

BACA JUGA: Kurdi Capai Kesepakatan dengan Pemerintah Suriah untuk Hadapi Serangan Turki

Dalam pernyataannya, Departemen Keuangan AS mengatakan bahwa tindakan itu diambil "terhadap dua kementerian (Turki) dan tiga pejabat senior pemerintah Turki dalam menanggapi operasi militer Turki di Suriah".

"Tindakan pemerintah Turki membahayakan warga sipil tak berdosa, dan mengganggu kestabilan kawasan, termasuk merusak kampanye untuk mengalahkan ISIS (Negara Islam)," tambah pernyataan itu sebagaimana dilansir BBC, Selasa (15/10/2019).

Wakil Presiden Pence yang tampil bersama Mnuchin memperingatkan bahwa sanksi "akan berlanjut dan akan memburuk kecuali dan sampai Turki menerima gencatan senjata yang berlaku segera, menghentikan kekerasan dan setuju untuk menegosiasikan penyelesaian jangka panjang dari masalah di sepanjang perbatasan antara Turki dan Suriah".

Pence mengatakan bahwa Presiden Trump mengulangi peringatan itu dalam panggilan telepon dengan Presiden Erdogan pada Senin. Dia juga menegaskan bahwa AS "tidak memberi lampu hijau kepada Turki untuk menyerang Suriah".

AS sebelumnya mengatakan bahwa serangan Turki "yang tidak dapat diterima" ke Suriah telah mengakibatkan pembebasan banyak pejuang IS yang ditangkap.

Sebelumnya pada Senin, negara-negara Uni Eropa berkomitmen untuk menangguhkan ekspor senjata ke Turki, tetapi hanya memberlakukan embargo senjata di tingkat Uni Eropa. Sebagai tanggapan, Turki mengatakan akan memeriksa kerja samanya dengan UE karena sikapnya yang "melanggar hukum dan bias".

BACA JUGA: Dampak Serangan Turki, Ratusan Kerabat IS Melarikan Diri dari Kamp di Suriah

Turki mengatakan ofensifnya ke Suriah bertujuan untuk mendorong pasukan Kurdi dari wilayah perbatasan dan menetapkan apa yang oleh pemerintah di Ankara digambarkan sebagai "zona aman".

Dengan "zona aman" mencapai sekitar 30 km ke Suriah, Turki ingin memukimkan kembali hingga dua juta pengungsi Suriah saat ini di wilayahnya. Banyak dari mereka bukan orang Kurdi dan kritikus memperingatkan ini bisa mengarah pada pembersihan etnis penduduk Kurdi setempat.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini