Nahas, nyawa korban tidak dapat terselamatkan karena luka yang menganga di bagian dadanya sepanjang 10 centimeter. Jasad korban kemudian dibawa ke RS Polri Kramatjati, Jakarta untuk diautopsi.
Kasubag Humas Polres Bogor AKP Ita Puspita Lena membernarkan adanya tawuran tersebut. Namun, pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih rinci terkait peristiwa atau kronologi tawuran.
"Kejadian tawuran sekarang masih ditangani Unit Reskrim Polres Bogor. Maaf belum dapat memberikan kronologi kejadiannya," kata Ita, saat dikonfirmasi Okezone, Sabtu (15/9/2018).
Sebelumnya, aksi tawuran di Bogor juga telah merenggut nyawa seorang pelajar SMk berinisial SV (16) di daerah Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Rabu 12 September 2018.
Korban tewas dengan luka bacok di bagian dada dan kaki. Sedangkan, temannya berinisial FF (16) kritis. Polisi sudah mengamankan sebanyak 18 pelajar yang diduga terlibat dalam aksi tawuran tersebut.
(Awaludin)