Bahasa Kuno Australia yang Diciptakan Oleh Hiu

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Kamis 27 September 2018 13:01 WIB
Orang Aborigin Yanyuwa meyakini Teluk Carpentaria dibentuk oleh hiu macan. (Institute of Marine Science)
Share :

Bahasa mereka dengan tepat menggambarkan sebuah tempat, kadang menggambarkan sebuah fenomena alam yang rumit dalam satu kata, menunjukkan betapa eratnya kaitan antara orang-orang Aborigin dengan alam.

Dari kapal yang disinari matahari, saya melihat berkas cahanya bergerak-gerak di air.

"Yurrbunjurrbun," kata Stephen pemandu saya, yang separuh Aborigin dan keluarganya tinggal di Teluk. Dia tahu beberapa kata dari bahasa itu dan akan kawasan ini.

Saat kami berlayar, bayangan dari awan yang bergerak membekas di permukaan laut.

"Ini adalah 'narnu ngawurrwurra' dalam bahasa Yanyuwa," kata Stephen yang menggambarkan dengan tepat apa yang saya lihat.

Saya mengulangi kata-kata itu, merasakan beban dan maknanya.

Yang menarik dari Yanyuwa adalah bahasa ini merupakan salah satu di dunia di mana pembicara laki-laki dan perempuan menggunakan dialek berbeda.

Hanya tiga perempuan yang bisa dengan lancar berbicara dialek bahasa ini, dan Friday adalah salah satu dari sedikit laki-laki yang masih berbicara dialek pria bahasa ini.

Orang-orang Aborigin dalam beberapa dekade terakhir dipaksa bicara bahasa Inggris, dan kini hanya sedikit orang tua yang mengingat bahasa ini.

Friday menceritakan pada saya bahwa perempuan di keluarganya mengajarinya untuk bicara bahasa ini saat dia kecil.

Lalu saat dia mulai besar, dia belajar bahasa laki-laki dari kerabat laki-lakinya. Meski perempuan memahami secara pasif bahasa para laki-laki, mereka tak menggunakan bahasa itu, dan begitu pula sebaliknya dengan para pria.

Dari semua orang yang saya temui, tak ada yang bisa mengisahkan bagaimana munculnya dialek berbeda ini.

Mungkin karena laki-laki dan perempuan punya peran berbeda dan menghabiskan tak banyak waktu bersama puluhan ribu tahun lalu, atau mungkin berbicara dialek berbeda merupakan cara menghormati.

Beberapa orang Aborigin setempat mengatakan pada saya, "Memang begitu sudah dari dulu."

Tapi, orang-orang mengetahui bahwa bahasa Yanyuwa bercampur dengan hewan.

"Bahasa ini membantu memahami hiu. Ada lima kata berbeda baik dalam bahasa perempuan dan bahasa laki-laki untuk hiu, dan ini menunjukkan betapa eratnya ikatan orang-orang Yanyuwa dengan hewan," kata Friday.

Kata-kata yang digunakan perempuan untuk menggambarkan hiu menggambarkan sisi merawat dari hiu, seperti pembawa makanan dan kehidupan, sementara bahasa yang digunakan laki-laki untuk hiu lebih ke soal 'pencipta' atau 'leluhur'.

Anda bisa dihukum jika Anda tidak menggunakan dialek yang tepat pada waktu yang tepat.

"Lihat ke sana, ke bebatuan itu, jika Anda melanggar aturan, Anda bisa dikirim ke sana!" kata Stephen sambil menunjuk ke Pulau Batu Vanderlin yang tak dihuni.

Saya merasa dia hanya mendramatisir situasi saja, mungkin untuk menghentikan saya bicara kata-kata bahasa Yanyuwa.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya