Hari Kiamat Masih 6,5 Miliar Tahun Lagi?

Agregasi VOA, Jurnalis
Jum'at 12 Oktober 2018 08:44 WIB
Ilustrasi (Foto: Nasa)
Share :

Bintang raksasa itu terbentuk karena gas helium yang terdapat di bagian intinya meledak, sehingga matahari menggelembung 200 kali lebih besar dari ukurannya yang sekarang, dan cahayanya-pun 2.000 kali lebih terang.

Kemudian, untuk masa 150 juta tahun berikutnya, suhu matahari akan turun lagi, karena helium yang terdapat di bagian intinya sudah habis. Tapi gas helium yang terdapat di lapisan-lapisan lebih luar akan meledak secara beruntun, serta melemparkan bagian-bagian yang hancur itu ke angkasa, sehingga bobot atau massa matahari akan terus berkurang.

Dan satu juta tahun kemudian, matahari terus menyusut ukurannya, sampai cahayanya redup dan akhirnya hilang sama sekali.

Manusia mungkin sudah pindah ke planit lain, lama sebelum semua itu terjadi, dan bisa menyaksikan sistem tatasurya yang mati itu; sebagai sebuah bintang gelap atau bintang hitam yang dikelilingi planit-planit yang hangus terbakar.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya