Hari keenam, Kamis, aktivitas gempa terus meningkat yang ditandai dengan aktivitas gempa mencapai sebanyak 67 gempa dalam sehari.
Gempa paling kuat terjadi dengan magnitudo 5,1 yang terjadi pada pukul 21.40.15 Wita. Gempa ini dirasakan dalam spektrum guncang dalam wilayah yang luas, seperti di wilayah Mamasa dalam skala intensitas IV MMI, Mamuju, Toraja, Toraja Utara, Polewali mandar, Majene III MMI, dan Pasangkayu II MMI.
Hingga hari ketujuh, Jumat kemarin, aktivitas gempa masih terjadi. Jumlah sementara sejak dini hari tadi sudah tercatat sebanyak 20 gempa. Melihat tren frekuensi gempa yang terjadi, tampaknya aktivitas gempa di Mamasa masih akan berlanjut, ujarnya.
"Berdasarkan data di atas, tampak bahwa total aktivitas gempa Mamasa sejak tanggal 3-9 November 2018 sudah terjadi sebanyak 217 gempa. Sebanyak 39 gempa di antaranya adalah gempa yang dampak guncangannya dirasakan oleh masyarakat," terangnya.
(Rizka Diputra)