Wapres JK Sebut Bawaslu Harus Lebih Pintar dari KPU

Fahreza Rizky, Jurnalis
Senin 10 Desember 2018 15:45 WIB
Wapres Jusuf Kalla hadiri Rakornas Bawaslu (Foto: Fahreza/Okezone)
Share :

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri rapat koordinasi nasional (Rakornas) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk memantapkan pengawasan Pemilu 2019. Acara tersebut berlangsung di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara.

Dalam sambutannya, Kalla mengimbau Bawaslu harus lebih pintar dari lembaga yang diawasinya, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU). Jika Bawaslu tidak lebih pintar ihwal pengawasan, maka keberlangsungan Pemilu tidak akan berjalan efektif.

"KPU diawasi oleh Bawaslu. Pengawas itu (harus) lebih pintar dan lebih tinggi dari pada yang diawasi. Kalau kurang tinggi dan kurang pintar ya sulit," kata Kalla, Senin (10/12/2018).

Dia menuturkan, Pemilu Serentak 2019 merupakan yang terumit di dunia karena masyarakat harus membawa lima surat suara ke dalam bilik suara. Setelah disimulasikan, satu orang warga rata-rata membutuhkan waktu 11 menit untuk mengikuti proses pencoblosan.

"Jadi kalau TPS di buka jam 8 (pagi) sampai jam 2 (siang) berarti ada 6 jam. Berarti 360 menit dibagi 11. Itu berarti 1 bilik bisa dipakai 33 orang kalau betul-betul lancar. Minimum dibutuhkan 1 TPS 10 bilik suara," tutur Kalla.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya