Selain itu, juga terdapat sebuah baterai warna silver A2, paku sejumlah 44 buah ukuran 5, dua buah jam beker kecil, potongan kardus lakban dan kresek, serta campuran pasir dan genteng. Semua barang bukti itu kemudian diserahkan kepada Inafis Polres Cilacap untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Benda tersebut tidak terangkai sebagai sebuah bom. Tidak ditemukannya inisiator (detonator) pada barang yang ditemukan. Tidak ditemukan bahan peledak hanya pasir, semen putih, dan pecahan genteng,” cetusnya.
(Baca juga: Awal Tahun, Bom Palsu Ditemukan di Dekat Mapolres Cilacap)
Kesimpulan sementara benda mencurigakan itu bukan bom. Meski demikian, petugas tetap akan melakukan penyelidikan sembari menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Polri, sekaligus mengejar pelaku.
“Belum dapat dikatakan sebagai bom, namun kami tetap menunggu hasil resmi pemeriksaan dari Labfor. Disimpulkan sementara ini sebagai fake bomb. Tetap akan dilakukan pendalaman di TKP dan pengejaran terhadap pelakunya,” tandas dia.