Menurut Ashraf, rendahnya serapan anggaran tersebut disebabkan oleh adanya beberapa proyek pembangunan yang gagal lelang. Diantara SKPD yang masih rendah penyerapannya antara lain, Dinas Bina Marga, Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Pendidikan.
"Golkar berharap ke depannya para SKPD agar membuat perencanaan yang lebih matang dan lebih baik. Faktor lainnya adalah karena banyak SKPD yang dipimpin oleh Plt yang bisa saja mempengaruhi serapan anggaran karena kinerjanya tidak maksimal," katanya.
Baca Juga: Ditanya Kesiapan Ikuti Fit and Proper Test Cawagub DKI, Suhaimi: Mengalir Saja
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta Rizal Malarangeng, menyampaikan bahwa target Partai Golkar meraih 18 kursi di DPRD pada pemilu legislatif (Pileg) 2019.