“Hingga kini kami belum terima laporan adanya kerusakan maupun korban dari warga. Petugas kami masih terus proaktif mencari dan mengorek informasi dilapangan dari berbagi sumber informasi dari sejumlah wilayah Sumba Timur,“ jelas Martina Djera, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Sumtim, Selasa (22/01/2019).
Kepanikan sempat terjadi di beberapa wilayah, seperti halnya di beberapa sekolah yang sedang dalam kegitan belajar mengajar (KBM). Di SMP Negeri 01 Waingapu misalnya, ratusan siswa dan siswi lari keluar ruangan kelas menuju halaman.
Para siswa baru kembali diizinkan masuk kelas oleh para guru, setelah adnaya kepastian informasi gempa dari BMKG tidak berpotensi tsunami dan juga gempa-gempa susulan yang terjadi tidak lagi dirasakan.
(Khafid Mardiyansyah)