Politisi NasDem yang kini duduk sebagai wakil rakyat di Komisi III DPR ini menekankan, pengurus RW harus mampu memaksimalkan keberadaan perusahaan di lingkungannya untuk menyejahterakan masyarakat, baik pembangunan lingkungan maupun lapangan pekerjaan.
“RW harus lebih aktif menjemput bola untuk menyambangi masyarakat dan perusahaan yang mengelilingi daerahnya. Sambangi perusahaan-perusahaan, bikin surat pernyataan dari warga, RT, RW, bagaimana bisa dibantu lingkungan ini oleh perusahaan-perusahaan. Bantuan untuk masyarakat secara total bukan untuk pribadi,” pesan Sahroni.
Dalam kesempatan yang sama Sahroni mengajak masyarakat tak sekadar berani mengkritik pemerintah ataupun parlemen tanpa mau mengembangkan kemampuan dirinya. Dirinya menyayangkan bila di lingkungan setempat masih ditemukan pengangguran yang tak mau berusaha dan bermimpi besar menjadi orang sukses.
“Jangan hanya mengkritik tapi menjadi pengangguran. Jangan cuma gaya akhirnya premanisme terjadi di Jakarta Utara, merasa dirinya hebat, dikit-dikit ngeluarin parang," kata dia.
"Sekarang enggak zaman, zamannya sekarang bagaimana masyarakat ada keuntungan dari perwakilan di daerahnya,” ucap Sahroni seraya kembali mengingatkan peran penting struktur RW dalam mengangkat perekonomian dan kondisi lingkungannya.
Selain di Pademangan Barat, Sahroni hari ini juga melakukan kegiatan reses di kawasan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, tepatnya di Jalan Kali Sunter. Di lokasi ini Sahroni menyerap aspirasi masyarakat mengenai kondisi lingkungan mereka. Dua hal yang dikeluhkan masyarakat di lingkungan ini yaitu mengenai persoalan Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan infrastruktur penerangan.