"Saya berkeinginan bagaimana ibu-ibu ini bisa dibuatkan suatu lembaga. Tapi saya akan fokus untuk dibuatkan lembaga pemberdayaan ekonominya. Dalam waktu dekat ini mungkin kerangka-kerangkanya saya akan pikirkan. Mungkin pekaksanaannya setelah Pileg. Karena sekarang betul betul waktu saat ini habis untuk kerja sosialisasi langsung ke masyarakat atau pertemuan pertemuan atau ke rumah tim pemenangan kita," jelasnya.
Saat ini kata dia fokus ke pembagian tugas untuk para koordinator di wilayah Korlu. Seperti di kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocin Makassar ada 46 TPS yang harus dijaga saksi.
"Kemunkinan sebagian kita akan libatkan tergantung di wilayah itu kalau misalkan tidak ada kader partai di TPS maka dibikinkan saksi di eksternal tim-tim. Inilah yang kita angkat jadi saksi di TPS," kata dia.
(Rachmat Fahzry)