PALEMBANG - Wabah penyakit demam berdarah makin menghantui masyarakat kota Palembang, korban mulai berjatuhan bahkan sampai menelan nyama. Namun kekhawatiran warga sedikit terobati dengan kehadiran tim Perindo yang turun ke lapangan membasmi nyamuk berbahaya tersebut.
Seperti di komplek perumahan Griya Sejahtera Sukawinatan Kecamatan Sukarame Kota Palembang, Grind Kota Palembang mengasapi ratusan rumah warga, selokan dan fasilitas umum, membasmi nyamuk demam berdarah yang mulai menjangkit.
Ketua Grind Kota Palembang Jasmadi mengatakan, warga setempat menghubungi Perindo minta bantuan penyemprotan karena sudah banyak jatuh korban. "Dapat informasi ini, kami langsung turun ke lapangan melakukan pengasapan di RT 86, 87 dan 108," katanya.
Kegiatan ini dilakukan untuk membasmi nyamuk-nyamuk berbahaya yang mengancam kesehatan warga. Namun, penyemprotan ini hanya dilakukan sebagai pencegahan sementara membasmi nyamuk dewasa. "Foging sifatnya hanya sementara, setelah ini lakukan pencegahan dengan 3M, menyingkirkan barang bekas, menguras bakandi dan menutup tempat penampungan air. Paling penting biasakan hidup bersih dan sehat," katanya.
Sementara itu, Karim (52) salah satu masyarakat setempat mengatakan, sebulan ini sudah delapan warga yang terserang DBD dan harus di rawat intensif di rumah sakit. "Khatir warga lain terjangkit, kami menghubungi Perindo minta bantuan foging," ungkapnya.
Warga sengaja menghubungi Perindo karena sudah sejak beberapa tahun lalu, Perindo sangat intens membantu warga terutama terkait DBD. "Sepertinya pemberantasan DBD dan Foging sudah melekat di nama Perindo," katanya.
(Khafid Mardiyansyah)