BANDUNG - Sedikitnya 138.050 pengawas tempat pemungutan suara (TPS) akan mengontrol jalannya Pemilu Serentak 2019 di Jawa Barat. Mereka tersebar di 27 kota dan kabupaten. Pengawas terbanyak di Kabupaten Bogor.
"Ya ada sekira 138 ribu lebih akan awasi pemilu di Jabar. Saat ini kami sedang perekrutan," kata Anggota Bawaslu Jabar yang menangani Divisi Sumber Daya Manusia (SDM), Wasikin Marzuki, Senin (4/2/2019).
Menurut Wasikin, tugas pengawas TPS mengawasi proses pemungutan suara, melaporkan hasil penghitungan suara ketingkat pengawas diatasnya serta melakukan pencegahan pelanggaran pemilu di wilayah TPS.
"Dan harus bersedia menjadi saksi jika ada sengketa pemilu," ujarnya.
Proses rekruitmen pun sedang dilakukan di tingkat Kecamatan oleh Panitia Pengawas Pemilu Tingkat Kecamatan (Panwascam) yang secara formal dibuka mulai 11 sampai 21 Februari 2019.
"Usia minimal 25 tahun. Namun jika tidak ada, harus melakukan perpanjangan pendaftaran. Jika tidak ada lagi akan ada diskresi dari Bawaslu seperti dulu dengan minimal berusia 17 tahun," tutur Wasikin.
Berdasarkan data KPU Jawa Barat ada 138.050 TPS tersebar di 27 Kota Kabupaten. Terbanyak Kabupaten Bogor dengan 14.952 TPS dan paling sedikit di Kota Banjar dengan 634 TPS. Setiap TPS akan diawasi satu orang Pengawas.
(Salman Mardira)