Adapun pihak nasabah bank merasa kesal lantaran kurangnya informasi dari bank terkait perampokan itu. Padahal, mereka mengaku menyimpan uang dan barang berharga lainnya di bank tersebut.
"Banyak nasabah yang tidak hanya menyimpan uang atau perhiasan, tetapi juga barang-barang milik keluarga," kata salah seorang nasabah.
Kejadian serupa pernah terjadi di Kota Nice, Prancis, pada 1976, ketika sekawanan pencuri menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk menggali terowongan agar dapat menembus bangunan kantor cabang sebuah perusahaan keuangan.
Mereka dilaporkan menjarah lebih dari 200 brankas yang jika diuangkan nilainya mencapai jutaan dolar Amerika Serikat.
(Hantoro)