Disisi lain, dalam proses menjadi seorang pemimpin, kata Gus Yaqut, pemuda harus memiliki mental baja agar tak mudah sakit hati dan tersinggung serta mampu menahan amarah. Kemudian, lanjut dia, mampu memaafkan sesama umat manusia.
"Berjuang bukan untuk diri kita sendiri tetapi untuk kepentingan negara dan peradaban manusia,"ucap dia.
Sementara itu, Ketua Bapilu Partai NasDem Effendy Choirie atau Gus Choi menjelaskan, terkat dengan persiapan mencetak generasi muda sebagai pemimpin bangsa, pihaknya telah membuat satu program yakni Akademi Bela Negara (ABN).
"Ketika saya jadi ketua DPW Jawa Timur saya memang telah melakukan 48 kali sekolah kader. Di tempat lain belum ada pada saat itu. Nah diskusi bagaimana kita punya kader karena partai itu memang membutuhkan kader maka kemudian lahirlah ABN. Akademi Bela Negara itu sebetulnya adalah lembaga untuk menciptakan kader NasDem," kata Gus Choi