Nur Alamsyah, salah satu staf pengajar di sekolah tersebut mengatakan, ada puluhan barang elektronik tidak bisa diselamatkan. "Laptop ada 10 unit, komputer ada 23 unit tambah lain-lainnya itu tidak bisa diselamatkan," kata dia.
(Baca Juga: Telan Kerugian Rp10 Miliar, Gudang Daging yang Terbakar Berhasil Dipadamkan)
Selain membakar ruang asrama santri putri, kobaran api juga meluluhlantahkan ruang guru dan kepala sekolah. Sementara akibat kebakaran tersebut, seorang guru pingsan dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua.
"Ibu guru kita syok dan pingsan, tadi dilarikan ke rumah sakit," ucapnya.
Atas kejadian itu, setidaknya sekira 80 santriwati yang tinggal di asrama harus dipulangkan dan untuk beberapa hari ke depan, sekolah akan diliburkan. Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp1 miliar.
(Arief Setyadi )