(Baca Juga: Survei LSI: Suara PDIP Turun di Pemilih Muslim)
Dijelaskan Vivin, elektabilitas Gerindra masih berada pada angka 14,8 persen, Golkar 10,5 persen, dan Demokrat 4,7 persen.
Sementara, NasDem sedikit mengalami kenaikan menjadi 4,3 persen, mendekati posisi Demokrat di lima besar. Demikian pula dengan Perindo yang naik elektabilitasnya menjadi 3,4 persen.
Kenaikan paling signifikan terjadi pada Partai Solidaritas Indonesia (PSI). “Melejit ke angka 4,1 persen, PSI kini mengamankan posisi untuk dapat lolos menembus parliamentary threshold,” kata Vivin.
Publik tampaknya merindukan politik yang riang dan gembira, alih-alih adu kebohongan dan kebencian seperti marak di media sosial. “Video PSI tersebar luas di berbagai platform media sosial termasuk grup-grup Whatsapp,” tutur Vivin.
Faktor lain yang diduga berkontribusi pada peningkatan elektabilitas PSI adalah ketegasan sikap parpol tersebut soal pendirian rumah ibadah.