"Orang-orang yang ditahbiskan, dipilih oleh Tuhan untuk menuntun jiwa-jiwa menuju keselamatan, membiarkan diri mereka ditundukkan oleh kerapuhan manusia atau oleh penyakitnya sendiri kemudian menjadi alat setan. Dalam pelecehan, kita melihat tangan setan yang tidak memedulikan kemurnian anak-anak."
Baca juga: Paus Fransiskus Pecat Mantan Kardinal AS Atas Kasus Pelecehan Seksual
Paus Fransiskus menambahkan, para korban kini menjadi prioritas dan dirinya berjanji akan mengakhiri praktik menutup-nutupi sehingga para pelaku akan diadili.
Dia juga menekankan bahwa pelecehan seksual terhadap anak-anak menjadi masalah universal—sebuah "fenomena yang meluas di semua budaya dan masyarakat".
Apa yang terjadi pada konferensi itu?
Konferensi bertajuk "Perlindungan Anak-anak di Gereja" dihadiri semua kepala perkumpulan uskup yang mewakili lebih dari 130 negara.