Apakah aturan itu berdampak?
Aturan baru itu diberlakukan untuk mendongkrak tingkat vaksinasi di Italia dari di bawah 80% ke target Organisasi Kesehatan Dunia sebesar 95%.
Pada Senin (11/3)—hari terakhir bagi orang tua untuk menyediakan bukti bahwa anak mereka telah menerima vaksinasi wajib—pejabat kesehatan Italia mengklaim tingka imunisasi nasional mendekati 95% bagi anak yang lahir pada 2015, tergantung dari vaksin apa yang sedang digencarkan.
Target 95% itu adalah titik ketika 'kekebalan kelompok' muncul—yaitu ketika sebagian besar masyarakat kebal terhadap penyakit tertentu, kelompok masyarakat yang bukan merupakan sasaran imunisasi dari penyakit tersebut turut terlindungi.
Baca juga: Longsoran Salju di Pegunungan Alpen Tewaskan Sedikitnya 10 Orang
Kelompok masyarakat yang turut terlindungi ini mencakup bayi-bayi yang masih terlalu kecil untuk divaksinasi atau mereka yang mengalami kondisi medis tertentu.
Jika 'kekebalan kelompok' ini belum tercapai, anak yang belum divaksinasi akan terdampak.
Bulan lalu, seorang bocah delapan tahun yang sedang menjalani pemulihan akibat leukaemia, tidak dapat masuk sekolah di Kota Roma karena kekebalan tubuhnya lemah.