Ia mengatakan, pada dasarnya debat bukan hanya memberi ruang bagi pasangan calon untuk adu gagasan, akan tetapi publik juga memiliki hak sama untuk memperdebatkan gagasan yang disampaikan paslon dalam kegiatan tersebut.
"Hakikat debat itu di mana-mana selalu ada yang namanya pascadebat. Jadi yang berdebat bukan hanya calon itu, publik juga diajak berdebat. Jadi, materi debat semalam itu bisa menjadi perbincangan satu atau dua hari dari publik," ujarnya.
Hamdi mengatakan, publik tidak akan bisa memperdebatkan gagasan paslon secara optimal jika sehari setelah debat sudah masuk masa tenang, di mana tidak ada boleh ada hal yang berkaitan dengan kampanye.
"Nah kalau minggu tenang kan berarti tidak boleh ada lagi kegiatan yang ditafsirkan berkaitan dengan kampanye kan, semua harus tenang kira-kira begitu, tidak ada lagi pemberitaan mengenai debat," imbuh dia.
(Baca juga: Ma'ruf Amin Akan Utamakan Data, Bukan Retorika saat Debat Cawapres)