MEXICO CITY - Pemerintah Meksiko meminta maaf kepada keluarga dua mahasiswa yang tewas karena terkena peluru nyasar tentara di kampus universitas swasta di Monterrey, Meksiko utara, pada 2010.
Militer menuduh kedua mahasiswa itu anggota geng dan meletakkan senjata di sebelah mayat mereka.
"Atas nama Negara Meksiko, saya meminta maaf kepada publik," kata Menteri Dalam Negeri Meksiko Olga Sánchez Cordero pada upacara pengakuan. "Mereka adalah mahasiswa yang luar biasa dari Tecnológico de Monterrey, bukan pembunuh," tambahnya.
Ia mengakui tuduhan palsu bahwa beberapa pihak berwenang lokasi penembakan sudah direkayasa. Dia berjanji bahwa tindakan seperti ini tidak akan terjadi lagi.
Baca: Suami Tak Bayar Uang Tebusan, Perempuan Meksiko Tewas Dipenggal Penculik