Wacana Pelarangan PUBG: Bisakah Game Sebabkan Kekerasan?

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Jum'at 22 Maret 2019 07:53 WIB
Ilustrasi game PUBG. (Foto: S3Studio/Getty Images)
Share :

Apa Benar Game Memengaruhi Perilaku Seseorang?

Anna Surti Ariani, psikolog anak dan keluarga, mengatakan game sebetulnya mempunyai banyak manfaat, seperti membantu kemampuan seseorang untuk berpikir strategis dan kemampuan berpikir spasial.

Kemudian dikarenakan kebanyakan game berbahasa Inggris, kata Anna, para pemain pun bisa melatih kemampuan berbahasa saat bermain. Namun, lanjut dia, tidak dimungkiri ada game yang memiliki risiko karena konten yang agresif.

Anna mengatakan, seringkali game menjadi referensi perilaku atau kata-kata yang negatif, tapi belum tentu pemain akan meniru hal negatif itu.

"Ya, oke dari game ada risiko, tapi konten agresif enggak hanya dari game. Orang-orang kita kalau ngobrol saja kadang agresif lho. Jadi, jangan hanya menyalahkan game," katanya.

Ia mengatakan, bisa saja game memicu seseorang melakukan perbuatan negatif, tapi itu kemungkinan besar tidak terlepas dari masalah-masalah lain yang dihadapi orang tersebut.

"Contohnya, dari kecil ada orang yang agresif banget, hubungan dengan keluarga buruk, hubungan sosial kacau banget, dan dia enggak ada uang. Maka orang ini akan jadi lebih agresif. Kalau ditambah game ya 'jadi'," ujar Anna.

Ia menambahkan dalam kondisi normal, sekadar bermain game tidak akan membuat orang terpicu untuk melakukan kejahatan.

(Hantoro)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya