Dirinya mengatakan, tingginya permintaan tersebut terbukti saat melihat bahwa rumah yang dinilainya cukup semerawut. Selain itu, kawasan tersebut bisa terbilang kumuh dan banyak penumpukan barang-barang bekas.
“Sehingga menimbulkan banyak penyakit di sana. Nah karena itulah, kesadaran kita dari partai, kita turun hari ini di daerah tersebut,” ujarnya.
Baca juga: Nyamuk DBD di Komplek Rumah Mewah di Jambi "Diasapi" Caleg Perindo
Melihat kondisi-kondisi seperti itu, DPD Perindo pun memutuskan untuk terap turun ke lapangan, meskipun alat untuk melakukan fogging terbilang cukup minimalis. Meskipun demikian, Berman dan timnya berhasil fogging ke 250 rumah keluarga.
“Di sana itu ada sekitar 5.000 KK, nah kita baru turun hari ini, sekitar 250 KK yang sudah kita turunkan. Karena kita juga punya keterbatasan, karena mesin kita cuma ada satu hari ini. Di samping itu dari masyarakat setempat tadi kita dampingin, warga meminta kita agar turun lagi, untuk melakukan bazar atau sembako murah,” tutup Berman.
(Fakhri Rezy)