Trump Ancam Tutup Perbatasan dengan Meksiko Setelah Arus Imigran Meningkat

Rahman Asmardika, Jurnalis
Sabtu 30 Maret 2019 16:13 WIB
Foto: Reuters.
Share :

WASHINGTON – Presiden Donald Trump mengancam akan menutup perbatasan AS jika Meksiko tidak berbuat lebih banyak untuk menghentikan arus imigran yang mencapai negaranya. Penutupan perbatasan akan mengganggu perlintasan antar negara dan berpotensi menyebabkan kerugian dalam perdagangan hingga miliaran dolar.

Ancaman tersebut disampaikan Trump terkait meningkatnya kembali arus imigran yang masuk ke AS melalui Meksiko untuk mencari suaka. Demikian diwartakan BBC, Sabtu (30/3/2019).

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengatakan bahwa dia tidak akan ikut berkonfrontasi dengan Trump mengenai isu tersebut. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Meksiko, Marcelo Ebrard dalam sebuah tweet mengatakan bahwa Meksiko adalah “tetangga yang baik” bagi AS dan “tidak akan bertindak dengan basis ancaman”.

"Ada kemungkinan besar bahwa saya akan menutup perbatasan pekan depan, dan itu akan baik-baik saja dengan saya,” kata Trump kepada wartawan pada Jumat. Dia mengatakan bahwa sangat mudah bagi Meksiko untuk “menghentikan orang-orang untuk datang ke AS, tetapi mereka memilih untuk tidak melakukannya”.

Dia kemudian menulis serangkaian tweet yang menyimpulkan bahwa penutupan perbatasan mungkin adalah hal yang baik untuk dilakukan karena AS ”kehilangan begitu banyak dengan Meksiko, terutama jika mempertimbangkan isu perdagangan narkoba”.

Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador mengatakan bahwa isu imigrasi bukanlah sesuatu yang bisa dikendalikan oleh warga Meksiko. Dia mengatakan bahwa pangkal masalahnya berada di kondisi dan situasi di negara-negara Amerika Tengah yang tidak stabil.

"Warga Meksiko tidak lagi mencari pekerjaan di Amerika Serikat. Mayoritas (imigran) adalah penghuni sesama negara Amerika Tengah," katanya.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya