Namun sayangnya, kata dia, petani justru tidak bisa menikmati hasil dari sawahnya disebabkan telah beralih kepemilikan.
"Saat ini petani disini justru menjadi buruh tani bagi sawahya sendiri. Artinya sawahnya sudah bukan milik para petani itu lagi. Informasi seperti ini sangat penting bagi kami sebagai caleg, agar kami nantinya dapat membantu mencarikan solusi atas permasalahan-permasalahan yang terjadi di masyarakat, khususnya di daerah ini," jelas caleg nomor urut 1 itu.
Dengan kehadiran para caleg Perindo di wilayah mereka, warga Desa Sukakarsa berharap keinginan mereka bisa diwujudkan dan kehidupan perekonomian pun bisa meningkat.
(Awaludin)